Belajar Untuk Tidak Seperti Kepiting
Belajar Untuk Tidak Seperti Kepiting
Haloo...... saya mencoba sharing nich...
Bahasannya cukup menarik, tentang kepiting hehe.
Kalau penasaran simak pesan saya di bawah ini ya🤗
Keberhasilan adalah suatu keinginan yang telah diniatkan dan tercapai.
pasti dalam hidup kita pernah merasakan keberhasilan itu,
Bagaimana rasanya? Pastinya senang, bersyukur, dan merasa puas ya💪🏻💪🏻💪🏻
Namun, seringkali kita melihat orang lain atau bahkan kita sendiri merasa tidak suka dengan keberhasilan orang lain.
"Haduh! dia lagi, dia lagi"
"Iya, wajar dia jadi orang sukses karena orangtuanya berduit"
Nah diatas tadi salah satu cerminan yang disebut dengan mentalitas kepiting atau mental kepiting. .
Initinya, mentalitas kepiting ini merupakan perilaku ketidaksukaan kita yang berlebihan atas keberhasilan orang lain.
Analoginya seperti ini,
Kepiting yang ada di dalam ember berusaha untuk keluar, tapi kepiting lainnya akan berusaha menarik kembali agar tetap berada di dalam ember.
Nah kalau ini dilakukan terus menerus dan menjadi kebiasaan, akan membuat kita selalu menyimpan rasa kepada orang lain, jadi tidak akan menyimpan kemapuan diri dan buang waktu. .
Saat keberhasilan orang lain perlu bahagia dengan apa yang dicapai.
Tentu saja, proses yang dia lalui untuk mencapai posisi sekarang dengan mudah.
Ada 3 cara yang bisa dilakukan untuk mencegah mentalitas kepiting ini.
1. Lihat prestasi yang sudah didapat
Dengan cara ini bisa membuat kita lebih mensyukuri prestasi yang sudah didapat, percaya diri dan terus melangkah mencapai tujuan.
Jangan lupa, coba rayakan prestasi sekecil apapun itu. .
2. Lihat proses yang dilewati
Yang lebih penting adalah sebuah proses. Untuk menuju keberhasilan itu banyak anak tangga yang harus dilewati, bahkan akan ada cobaan & erornya.
Gak papa, manusia memang tidak salah, namun dari kesalahan itu kita bisa terus belajar dan berproses. ️
3. Buat standar kesuksesanmu sendiri
cobakan standar kesuksesanmu, karena setiap orang punya cara berjuangnya masing-masing. .
Jalan yang mereka lalui tidak sama dengan jalan yang kita lalui. Jika menuntut mengikuti standar orang lain, yang ada hanya akan membuat kita lelah dan menyerah.
Nah tadi sharing-sharing yang bisa saya sampaikan.
Semoga kita bisa selalu terhindar dari hal-hal yang merugikan yaa.
Comments
Post a Comment