Posts

MENGISI GELAS KOSONG DI KOTA PAHLAWAN

Image
Saat mendengar akan ada pelatihan JSIT, selalu yang ada di benak ini adalah pelatihan yang akan memberikan dampak besar buat pribadi, siswa, teman teman guru bahkan buat perubahan organisasi/lembaga. Kesiapan untuk bisa menghadiri majelis ilmu juga perlu ditata jauh hari supaya amanah lain yang ditinggalkan bisa berjalan lancar. Kondisikan sekolahan....kondisikan rumah....fahamkan kepada orang terdekat kita kalau kita akan berjuang demi generasi penerus bangsa. Hari itu telah tiba, k ereta yang dinantipun datang jua. Perjalanan yang cukup membuat bahagia dengan lika likunya, suasana pagi yang segar penuh pesona. Membuatku tak ingin melewatkannya. Menikmati pagi yang cerah sambil terbesit dibenak ini ,nanti akan bertemu teman teman hebat dari berbagai daerah. Senang sekali hari ini akan mendapatkan teman baru,ilmu baru,pengalaman baru yang mungkin selama ini belum pernah saya dapatkan. Sesampai ditujuan ternyata suasana sepi. Jam yang melingkar di tangan ini menunjukkan pukul 10.00. Art...

Belajar Untuk Tidak Seperti Kepiting

Image
 Belajar Untuk Tidak Seperti Kepiting Haloo...... saya mencoba sharing nich... Bahasannya cukup menarik, tentang kepiting hehe. Kalau penasaran simak pesan saya di bawah ini ya🤗 Keberhasilan adalah suatu keinginan yang telah diniatkan dan tercapai. pasti dalam hidup kita pernah merasakan keberhasilan itu, Bagaimana rasanya? Pastinya senang, bersyukur, dan merasa puas ya💪🏻💪🏻💪🏻 Namun, seringkali kita melihat orang lain atau bahkan kita sendiri merasa tidak suka dengan keberhasilan orang lain. "Haduh! dia lagi, dia lagi" "Iya, wajar dia jadi orang sukses karena orangtuanya berduit" Nah diatas tadi salah satu cerminan yang disebut dengan mentalitas kepiting atau mental kepiting. . Initinya, mentalitas kepiting ini merupakan perilaku ketidaksukaan kita yang berlebihan atas keberhasilan orang lain. Analoginya seperti ini, Kepiting yang ada di dalam ember berusaha untuk keluar, tapi kepiting lainnya akan berusaha menarik kembali agar tetap berada di dalam ember. Nah...

Membiasakan kepada anak untuk memakai hijab sejak dini

  Menutup aurat atau memakai jilbab adalah kewajiban bagi perempuan muslimah. Meski berlaku bagi yang sudah baligh, tapi orang tua harus membiasakan anaknya memakai hijab sejak dini jika orang tua kelak ingin anaknya behijab jika sudah baligh. didalam Islam, kewajiban orang tua kepada buah hatinya adalah memastikan mereka taat kepada Allah Ta'ala, termasuk menutup aurat. Kewajiban menutup aurat dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Ahzab ayat 59 yang artinya, “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang beriman: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.“ Olehnya itu, kewajiban berhijab itu berlaku bagi seluruh muslimah. Maka, mengenalkan anak pada hijab hendaknya dilakukan oleh orang tua sejak usia dini, membiasakannya dengan hijab setiap kali hendak keluar dari rumah sangat baik agar anak terbiasa hingga ia baligh. Dengan kebiasaan itu maka akan terlahir rasa malu saat ia tidak memakainya, sama seperti pakaian. Jika...

Mulai dari Jualan Online Sampai Punya Brand

Image
Jualan awalnya hanya sebuah hobi. entah pada saat itu suka sekali sama jualan, apapun barangnya yang sekiranya bermanfaat selalu saya mencoba untuk menawarkan kepada orang lain. baru ditambah dengan jualannya yang laris, rasanya senang menambah produk untuk di jual. Awalnya apapun dari jual, mulai dari makanan, obat-obatan herbal, sabun kecantikan, barang-barang unik, fashion. semua jadi uang, dan pada saat itu belum berfikir untuk mengembangkan bisnis. yang ada di benak ini hanya jualan, laris dan dapat uang. pada saat itu belum punya karyawan, semua masih dilakukan sendiri. mulai dari belanja, jualan, packing semua dilakukan sendiri. Tahun 2016 adalah awal mula saya jualan, dengan menggunakan HP jadul. fitur fitur online belum selengkap sekarang. Tahun 2018 mulai mengikuti sekolah bisnis, dari situ menemukan teman yang bisa dibilang suhunya sama. pada tahun itu juga mulai mencari mentor bisnis. karena sang coach menilai kalau saya itu penjualannya sudah bagus, akhirnya saya diarahkan...